Friday, 22 July 2011

A poem I created on the flight from London

I created this poem when I was on the plane from London going back to Malaysia. It was about 12 hours 30 minutes journey and it was very tiring of course. Oh!!!!! I feel like it was a month journey. But anyway, here is what I've created when I was on the plane. This poem is about someone who's regretted for falling in love with him/her

Bagaimana harus ku katakan yang aku teguh berdiri di atas kakiku sedangkan

beribu jejarum yang terpaku di tempat ku berdiri

Bagaimana kau tergamak melihatku terbiar terdampar dalam cinta palsu mu

lalu kau hancurkan segala impian ku untuk ingin bersama mu

Mengapa harus ku jatuh cinta padamu

Mencintai dirimu adalah kesilapan terbesar yang pernah ku lakukan

Bagaimana kau tergamak melukai diri ini lalu kau pecahkan dan hancurkan

cinta tulus yang ku berikan pada mu

Tapi kini ku sedar yang mendekati dirimu ibarat mendekati

lebah yang hanya mahukan madu manis lalu dibuang


p/s: this time the plane was shaking going through the thick clouds on India..it was unpleseant..

2 comments:

suhaila-ab said...

motif bila boring terus jadi jiwang?hehehehhh..makcik pun penah rasa gitu...

laskar pelangi said...

wah! poem macam orang putus cinta jerk nie..hee=)


follow u :)

Other stories

Related Posts with Thumbnails